Choose Your Language

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Selasa, 03 Januari 2012

[Experience] Bagaimana Rasanya Bermain Game First Person Shooter

Assalam...

Udah berapa lama ya sejak postingan terakhir saya? Untuk pertama kalinya, saya akan share sedikit tentang pengalaman bermain game ber genre  First Person Shooter.

First Person Shooter Game: Section 8


Oh, ada yang belum tau First Person Shooter itu yang seperti apa? First Person Shooter adalah genre video game yang permainannya berpusat pada senjata melalui sudut pandang orang pertama, jadi, pemain akan merasakan menjadi pemeran utamanya.  Misalnya seperti Call Of Duty, Ghost Recon, Gears Of War, Halo Wars Crysis, Counter Strike, AVA, dan tentu yang paling populer di indonesia saat ini adalah Point Blank Online. Hehe. Dan saya, adalah maniak FPS.

HALO WARS


My Game History


Counter Strike
Well, saat ini, sudah tidak terasa bahwa ternyata saya sudah menekuni permainan bergenre ini selama 5 tahun. Dan game FPS pertama yang saya mainkan adalah game yang sangat umum. Counter Strike ^^. Awalnya sangat sulit. Karena masih begitu kaku dalam menggeser mouse dan menarikan jari jari pada keyboard. Umumnya, kita yang pemula pasti akan memilih melawan Bot Easy atau Normal untuk menjadi latihan awal. Begitu seterusnya sampai kita berani melawan player lain.










Point Blank
Bosan dengan Counter Strike, saya memutuskan mencari game game baru. Setelah berkelana dan menunggu sekian lama (kira-kira sekitar 1 atau 2 tahun) bertemulah saya dengan Point Blank Online. Dimana kita akan bertemu orang-orang yang entah mereka dimana, bergabung dalam 1 room sebagai team dan menjadi yang terbaik. Sensasi yang saya rasakan masih sedikit sama seperti saat bermain Counter Strike. Hanya saja visual grafiknya lebih memuaskan dari Counter Strike. Sedikit perbedaan dengan gameplay-nya juga membuat saya masih kaku dalam bertindak di game itu, tapi tidak pada saat combat timenya.



Rasa bosan muncul lagi. Kali ini, saya mendambakan sebuah game bervisual grafik yang luar biasa. Mempunyai alur cerita yang epik. Tapi tidak mengambil setting masa depan yang menggunakan laser gun atau pada perang dunia ke-2. K-BOOM!! Saya dipertemukan dengan game yang ceritanya benar benar saya ikuti dari awal sampai akhir. Apa itu? Call Of Duty 4: Modern Warfare. Game yang pertama kali membuat saya benar benar merasakan ketegangan di zona perang. Visual grafik yang luar biasa (sudah tidak sehebat game-game lain saat ini sih), wah... ini baru benar benar yang disebut First Person Shooter.


http://www.ps3vault.com/wp-content/uploads/2010/01/wallpaper_modern_warfare_2_02.jpg
Call Of Duty: Modern Warfare 2

 Waktu terus berjalan, dan saya masih tetap memainkan beberapa game FPS lama dan tetap update di internet tentang game game FPS yang baru. Modern Warfare 2 dan Modern Warfare 3, Battlefield 1 - 3. Semua ceritanya sudah saya ikuti. Ooops! maaf, kalau battlefield 3 belum ^^ masih berharap punya game orinya, bukan hasil crack. hehehehehe. Game - game tersebut benar benar yang baru bisa saya sebut sebagai game FPS terhebat saat ini.




Weapon AIM Phenomena

Setelah berurusan dengan ketiga episode Modern Warfare. Saya menyadari beberapa hal. Pertama, saya hanya memainkan game itu pada mode single player. Kedua, saya hanya melawan bot dan tidak bisa merasakan kesalahan dari mereka. Sebenarnya mereka tidak melakukan kesalahan, tapi diprogram melakukan kesalahan. Tidak seperti saat bermain multiplayer. Saya benar benar merasakan para pemain lain melakukan beberapa kesalahan seperti tidak tepat dalam menembak, teamwork yang kacau balau, dan bla bla bla. Begitu banyak sehingga saya malas menyebutkan satu per satu.

Jadi, jauh sekali rasanya ketika kita bermain melawan komputer dengan bermain melawan player. Setelah bermain cukup lama. Ada 3 point yang saya sadari sedang bekerja super cepat ketika kita bermain FPS.
 
1. Mata
http://2.bp.blogspot.com/_WtgpErUv4h8/TS7sJIi4joI/AAAAAAAAAeo/SLDW4FXDIQ0/s1600/Mata_air+mata_eyes4.jpgMata adalah bagian terpenting, tapi yang terpenting tidak hanya mata. Tentu saja, dengan menggunakan mata kita bisa melihat. Yang saya maksud disini adalah kejlian, dan ketajaman mata kita dalam melihat musuh. Dalam medan yang sulit, terkadang pakaian musuh dapat menyatu dengan zona perangnya sehingga kita kesulitan menemukan musuh. Fatalnya, tidak jeli selalu memuat kita kalah dalam pertandingan.



2. Refleksitas
Penting lagi kan. Ketika mata kita bekerja dengan baik, bagaimana dengan refleksitas jari kita? atau reflek reflek yang lain. Gerak reflek terjadi begitu saja. Gerak terjadi melalui mekanisme rumit dan melibatkan banyak bagian tubuh.Terdapat banyak komponen – komponen tubuh yang terlibat dalam gerak ini. Luar biasa, melalui proses yang panjang, tapi dalam waktu yang super singkat. Dan ini yang benar2 penting setelah kita melihat posisi musuh, ditembak dong!! Bahkan ketika tiba tiba musuh muncul dihadapan kita, dengan segera tanpa diperintah jari kita akan menekan tombol mouse sebelah kiri demi melindungi kita ^^ hohohohooho.

3. Telinga
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/b/b8/Ear.jpg/250px-Ear.jpg Penting, tapi sering kali diabaikan. Pendengaran adalah komponen pembantu dalam bermain game ini. Langkah kaki, radio chat, tembakan peluru. Semua itu membantu kita menebak nebak dimana posisi musuh. Apakah itu dekat atau jauh. Dikiri atau di kanan. Ketika mata tidak dapat mengetahui dimana musuh bersembunyi, telinga akan menjadi radar kedua kalian. Hmm... yang menjadi masalah adalah, kebanyakan orang bermain menggunakan stereo sound sistem. Jadi, mereka lebih menghandalkan mata dan reflek. Gamers yang sebenarnya pasti menyadari bahwa 3 hal ini sangat penting. Mungkin masih banyak lagi tapi saya belum tau. hehehehehehe




 And You Obviously Need This Stuff:


http://www.plunderguide.com/wp-content/uploads/2008/12/qpad_headset_1.jpg








Headset akan benar benar sangat membantu kalau masalah pendengaran. Dibandingkan Stereo Sound Sistem, kita dapat mendengar lebih peka dan tajam menggunakan headset ^^


Bukannya sedang promosi nih. Tuh gambar asal pilih dari google kok :D







Did You Know
Taukah kamu, ketika telingamu mendengar suara tembakan atau dentuman langkah kaki, kamu melihat musuhmu tiba tiba berlari dan mengarahkan senjatanya tepat dihadapanmu, dan jari jarimu segera bergerak menembak musuh itu terjadi dalam periode yang sangat sangat singkat? Yups! yang saya maksud adalah gerak reflek. Gerak reflek kita bekerja kurang lebih sekitar 0.14 - 0.20 detik. Bayangkan saja, begitu banyak proses yang dilalui sistem saraf kita. Begitu mata melihat musuh, informasi tersebut langsung dikirim ke otak dan diproses dengan sempurna, kemudian mengirimkan perintah kepada tangan untuk menembak orang tersebut. Luar biasa bukan? Itulah kehebatan Tuhan yang menciptakan kita.

Sedikit tips dari saya, paling tidak, untuk selalu bermain dengan nyaman.
- Kita harus seimbangkan waktu bermain, waktu beristirahat, dan waktu berolahraga.
- Berolahraga dengan teratur dapat meningkatkan refleksitas tubuh kita lho. Jadi olahraga itu sangat penting.
- Makan makanan yang sehat untuk selalu menjaga tubuh terutama mata agar selalu bekerja dengan baik. Wortel misalnya ^^ supaya mata kita tidak cepat rusak.
- Beristirahat yang teratur
- Rekreasi selagi ada waktu. Ini sangatlah penting, supaya saraf saraf kita tidak tegang karena bermain game. Meskipun beberapa orang beranggapan bahwa bermain game juga dapat merelaksasikan saraf saraf mereka, tapi ini benar benar sangat penting. Terlebih lagi setelah beraktifitas seharian di sekolah atau di kantor.
- Posisi duduk juga harus diperhatikan lho

Kebanyakan gamers menghabiskan hampir seluruh waktu mereka dengan gamenya. Dan tentunya kita tau bahwa itu sangatlah tidak baik untuk kesehatan mereka. Ada yang tidak mandi seharian, tidak makan, merokok, minum kopi seharian. Semoga kalian bukan gamers seperti itu ya ^^

  Well, tadi itu mungkin hanya sebagian pengalaman saya. Namanya manusia pasti selalu ada yang terlupakan. Salam Gamers ^^

http://www.wallpapernuke.com/wallpaper/battlefield-3-wallpaper-6.jpg
Battlefield 3


Keep Gaming Without Cheating!
"Orang bisa karena terbiasa - Kita bisa karena bekerja sama"

...Wassalam...

4 komentar:

  1. halo gan..
    wah, pengalamannya benar2 bisa jadi inspirasi buat saya.
    heheheh.. ane dari FGC ^^ salam yo!
    update lagi dong video2 tutorial bombernya

    BalasHapus
  2. ahahahahahahahaha
    ga makan ga mandi
    gw bgt tuh!

    BalasHapus
  3. keren gan ceritanya
    3 pointnya mungkin bisa ane terapkan ketika bermmain

    nice share dah!

    BalasHapus

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentarnya :)
Dimohon untuk mencantumkan nama ya :D
Jangan pakai profile anonymous :)
(Gunakan profile: Name/URL pada pilihan di kotak komentar, URL bisa dikosongkan)
Terima Kasih udah mampir :D